
Pada 1989, Quantum Group memulai usaha dari sebuah garasi mobil dengan memproduksi bantal menggunakan mesin jahit manual. Bantal tersebut kemudian dijual secara eceran. Usaha keluarga ini terus berkembang menjadi perusahaan manufaktur bedding yang memproduksi kasur, springbed, busa polyurethane, dan berbagai aksesori tempat tidur.
Perjalanan dari garasi menuju manufaktur bedding terintegrasi menunjukkan pertumbuhan bisnis dan perkembangan kemampuan produksi Quantum Group. Transformasi ini juga mencerminkan pengembangan produk serta kesinambungan usaha keluarga selama lebih dari tiga dekade.
Kantor Pusat Quantum Group di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat
Quantum Group bermula dari usaha keluarga yang dirintis pada 1989. Dengan fasilitas terbatas, keluarga pendiri memulai kegiatan produksi bantal menggunakan mesin jahit manual dan memasarkannya secara eceran.
Seiring perkembangan usaha, kegiatan produksi mulai diperluas. Pada periode 1991–1995, usaha ini berkembang menjadi CV. Kemudian, pada 1999, perusahaan menjadi PT Quantum Tosan Internasional. Perubahan tersebut menjadi salah satu tahap pengembangan kapasitas manufaktur Quantum Group.
Selain berkembang dari sisi usaha, Quantum Group juga melanjutkan perjalanan sebagai bisnis keluarga. Bagi William Wijaya, generasi kedua Quantum Group, perkembangan perusahaan juga berarti melanjutkan usaha yang dirintis orang tuanya. Pengembangan bisnis dan fasilitas produksi menjadi upaya untuk meneruskan usaha keluarga seiring perubahan industri bedding.
Perkembangan Quantum Group ditandai dengan bertambahnya jenis produk. Selain bantal, perusahaan memproduksi kasur busa, springbed, busa polyurethane, serta aksesori tempat tidur seperti guling, headboard, dan dipan.
Perluasan tersebut membuat kebutuhan produksi semakin beragam. Pembuatan kasur busa membutuhkan pengolahan material sesuai karakteristik produk. Sementara itu, springbed memerlukan perpaduan sistem pegas, lapisan busa, dan material pelapis sesuai desain produk.
Kebutuhan produksi yang beragam ini mendorong Quantum Group membangun sistem manufaktur yang menghubungkan pembuatan komponen hingga perakitan kasur.
Transformasi perusahaan pun tidak hanya terlihat dari bertambahnya jenis produk. Quantum Group juga mengembangkan fasilitas dan kemampuan mengelola berbagai komponen bedding dalam satu sistem manufaktur.
Mesin Baumer Precision Looper Cutting Quantum Group
Manufaktur bedding terintegrasi merupakan sistem produksi yang menghubungkan proses pembuatan komponen hingga perakitan produk akhir.
Dalam sistem ini, proses produksi dan pemilihan material disesuaikan dengan spesifikasi komponen, desain produk, serta kebutuhan konstruksi kasur.
Quantum Group mengembangkan fasilitas produksi busa dan pegas sebagai bagian dari sistem manufaktur kasurnya.
Busa polyurethane digunakan dalam berbagai konstruksi kasur, baik sebagai material utama pada kasur busa maupun sebagai lapisan pada produk springbed. Sementara itu, sistem pegas menjadi salah satu komponen yang membentuk struktur springbed.
Kedua komponen tersebut memiliki fungsi berbeda sehingga perlu dipadukan sesuai spesifikasi produk yang akan dibuat.
Melalui integrasi fasilitas produksi, Quantum Group dapat mengoordinasikan kebutuhan komponen mulai dari pembuatan material hingga perakitan kasur.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang fungsi dan pengelolaan material, baca artikel mengenai pabrik kasur dengan produksi busa sendiri .
Area chemical storage Quantum Group
Selain busa dan pegas, material tekstil berperan dalam membentuk lapisan luar, tampilan, serta konstruksi produk kasur.
Dalam sistem manufaktur kasurnya, Quantum Group memadukan komponen busa dan pegas dengan material tekstil pilihan. Setiap komponen dipadukan sesuai spesifikasi desain dan kebutuhan konstruksi untuk menjaga konsistensi kualitas kasur.
Material dipilih berdasarkan karakteristik produk, termasuk kesesuaian struktur busa, sistem pegas, dan material pelapis. Dengan demikian, setiap komponen dapat menjalankan fungsinya dalam konstruksi kasur.
Dalam manufaktur kasur, konsistensi produk dipengaruhi oleh kesesuaian spesifikasi material dan ketelitian proses produksi.
Integrasi fasilitas memungkinkan koordinasi yang lebih baik antara pembuatan komponen, penyesuaian desain, dan perakitan produk akhir.
Agar koordinasi tersebut berjalan dengan baik, kepemilikan fasilitas produksi sendiri tetap perlu didukung pemeriksaan material dan pengendalian mutu pada setiap tahapan pembuatan kasur.
Perpaduan proses tersebut memberi perusahaan kendali lebih besar dalam memastikan setiap komponen memenuhi standar produksi yang ditetapkan.
al.
Aktivitas produksi kasur Quantum Group
Dari kegiatan produksi yang bermula di garasi, Quantum Group berkembang dengan fasilitas manufaktur di Bogor dan Banjarmasin.
Fasilitas di beberapa wilayah mendukung pengembangan produksi dan perluasan jangkauan operasional perusahaan. Setiap fasilitas berperan dalam memenuhi kebutuhan manufaktur serta distribusi produk bedding.
Perkembangan ini menunjukkan bagaimana usaha keluarga bertumbuh menjadi organisasi manufaktur dengan kegiatan produksi yang lebih beragam.
Seiring perkembangan tersebut, pengelolaan fasilitas, tenaga kerja, dan proses produksi menjadi semakin penting. Ketiganya berperan dalam mendukung operasional perusahaan serta memenuhi kebutuhan pasar domestik.
Selain mengembangkan kasur busa dan springbed, Quantum Group memperluas portofolio melalui produk seperti sofa vakum atau sofa dalam box.
Melalui produk tersebut, perusahaan berupaya menyesuaikan desain dan sistem pengemasan dengan kebutuhan distribusi serta perubahan gaya hidup konsumen.
Selain mengembangkan produk, Quantum Group juga memperluas jangkauan pasarnya. Perusahaan memasuki pasar internasional dengan mengekspor Quantum Springbed dan Uniland Springbed ke Uni Eropa.
Pengembangan produk dan perluasan pasar menjadi salah satu upaya Quantum Group untuk melanjutkan usaha keluarga sekaligus memperkuat kemampuan manufaktur bedding.
Quantum Group memulai usaha keluarga pada 1989 dari sebuah garasi mobil. Saat itu, perusahaan memproduksi bantal menggunakan mesin jahit manual dan memasarkannya secara eceran. Usaha tersebut kemudian berkembang menjadi PT Quantum Tosan Internasional pada 1999.
Manufaktur bedding terintegrasi merupakan sistem yang menghubungkan proses pembuatan komponen dengan produksi kasur. Pada Quantum Group, sistem ini mencakup integrasi fasilitas produksi busa dan pegas serta penggunaan material tekstil pilihan sesuai spesifikasi desain dan konstruksi produk.
Quantum Group memproduksi berbagai produk bedding, termasuk kasur busa, springbed, busa polyurethane, bantal, guling, headboard, dan dipan. Perusahaan juga mengembangkan produk seperti sofa dalam box.
Perjalanan Quantum Group dari garasi menuju perusahaan manufaktur bedding terintegrasi menunjukkan perkembangan usaha keluarga melalui perluasan produk, pengembangan fasilitas, dan penguatan sistem produksi.
Usaha keluarga yang dirintis sejak 1989 terus berkembang seiring peningkatan kemampuan manufaktur dan upaya perusahaan dalam memenuhi kebutuhan industri bedding.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai profil perusahaan atau kebutuhan kerja sama, silakan hubungi tim Quantum Group.
Hubungi Kami